Kiswah Hiasan Kabah nan Indah


Kiswah Hiasan Kabah nan Indah

Tahukah Anda, kain penutup Kabah atau biasa disebut kiswah saban tahun diganti Hal ini dilakukan, selain untuk melindungi dinding Kabah dari kotoran, debu, dan cuaca, kiswah juga berfungsi sebagai hiasan Kabah.

Dahulu, kiswah tidak dibuat di Arab Saudi, namun didatangkan dari negeri-negeri lain. Kini, seiring berkembangnya teknologi, kiswah dibuat sendiri di sebuah pabrik di pinggiran Kota Mekah, Arab Saudi.

Beberapa pekerja tampak asyik menyulam sabuk kiswah. Sebagian menyulam tulisan ayat-ayat Alquran. Untuk penyulaman digunakan benang bersepuh yang campuran emas dan perak asli, serta benang kuning menyala sebagai pembungkusnya.

Di sini, pembuatan kiswah masih menggunakan alat tenun kuno. Namun, pada bagian terakhir aroma modern mulai terasa. Mesin besar pemintal benang bekerja otomatis memintal kain kiswah. Selanjutnya, kain kiswah yang sudah jadi digabungkan dengan sabuknya. Satu kiswah berharga Rp 50 miliar. Hal ini disebabkan karena dalam pembuatan, bahan baku yang digunakan merupakan kualitas terbaik dan sangat mahal.

Uniknya, para penjaga mesin-mesin ini ternyata warga Arab keturunan Palembang, Sumatra Selatan. Penggantian kiswah sendiri biasanya bertepatan dengan Hari Arafah atau pada 9 Zulhijah, saat di mana seluruh anggota jemaah haji wukuf di Padang Arafah, sehingga Masjidil Haram sepi yang memudahkan proses penggantian kiswah.


0 comments:

Post a Comment