Dongeng Rakyat (tujuan dan trik menceritakannya)



Dongeng Rakyat adalah cerita hal-hal yang luar biasa yang terjadi di masa lalu, baik kisah nyata mau kisah fiktif. Kehadiran cerita tersebut adalah untuk menjadi ibroh (pelajaran) bagi pendengarnya ihwal tentang makna kehidupan. Biasanya, cerita rakyat ini diceritakan kepada anak-anak sebelum tidur. Karena saat seperti ini anak-anak bisa fokus mendengarkan cerita dan juga bisa dengan cepat menyimpannya di dalam memorinya.

Dahulu, dongeng rakyat juga terkadang diceritakan di tempat umum atau gedung. Misalnya di Ambon dikenal dengan nama baileu, di Tapanuli dengan sopo godang dan di Jawa dengan nama pondopo. Tentunya, isi dongeng yang disampaikan mengenai tokoh-tokoh pahlawan atau kisah-kisah anak durhaka, orang-orang miskin yang mendadak kaya dan sebagainya. Intinya, dongeng rakyat adalah cerita yang miliki muatan pelajaran dan sebagai penghibur hati bagi pendengarnya.

Dimana Mencari Dongeng Rakyat

Agar dongeng rakyat yang diceritakan tidak itu-itu saja, maka pendongeng, baik orang tua atau pengasuh, harus bisa mencari dongeng-dongeng rakyat yang belum pernah diceritakan.sebelumnya. Meski muatan edukasinya sama, tapi lakon cerita harus berbeda. Tujuannya, agar si anak tak bosan dengan cerita itu-itu saja. Ada beberapa sumber yang bisa jadikan rujukan.

1. Buku. Cukup banyak buku yang menceritakan dongeng rakyat. Anda bisa membelinya di toko buku atau Anda juga bisa meminjamnya di perpustakaan. Misalnya kisah Malingkundang, Tangkuban Perahu, Pak Belalang dan sebagainya

2. Koran atau Majalah. Di beberapa surat kabar ada juga dimuat dongeng rakyat. Biasanya, setiap hari minggu hampir setiap koran ada rubrik khusus yang memuat dongeng rakyat.

3. Internet. Di Internet juga banyak terdapat cerita-cerita atau dongeng rakyat. Anda bisa membacanya dengan gratis. Misalnya di situs http://dongeng.org.

Trik Menceritakan Dongeng Rakyat

Untuk menceritakan dongeng rakyat agar menarik, Anda harus piawai dan memahami triknya. Berikut ini ada beberapa langkah yang harus Anda lakukan:

1. Ceritakan dongeng dengan menggunakan bahasa yang cukup mudah dicerna anak-anak atau bahasa yang sudah popular di telinga mereka.

2. Bedakan gaya bicara antar setiap tokoh. Fungsinya, agar anak-anak mudah untuk menangkap pesan dengan mengingat gaya bicara tokoh yang diceritakan.

3. Gunakan alat bantu bercerita seperti boneka, wayang, buku dan sebagainya. Fungsinya, agar si anak bisa dengan mudah menangkap pesan.

4. Libatkan juga mereka di saat menceritakan dongeng rakyat dengan cara bertanya atau dengan dialog ringan. Tujuannya, agar ketahuan apakah mereka menikmati atau tidak. Selain itu, ini cara termudah untuk terekam dalam memori mereka mengenai pelajaran-pelajaran yang layak dipetik.

Dongeng rakyat memang harus diceritakan kepada anak-anak, agar mereka bisa meniru peran tokoh-tokoh yang baik di dalam cerita tersebut. Selain itu, mereka pun bisa diajak untuk menjauhi perilaku tokoh-tokoh yang tidak baik di dalam cerita tersebut. Misalnya, perilaku maling kundang dalam dongeng Malingkundang. Karena itu, mari ceritakan dongeng-dongeng rakyat kepada anak-anak kita.



Sumber : AnneAhira.com

0 comments:

Post a Comment