Buah Eksotis dari Berbagai Negara

Tiap negara biasanya memiliki buah eksotis yang menjadi ciri khas. Buah tersebut seringkali menjadi daya tarik wisatawan. Dan, tentunya membuat banyak orang penasaran untuk mencobanya.


Namun, tak semua buah eksotis bisa dikonsumsi sembarangan. Ada beberapa buah yang hanya boleh disantap beberapa bagian dari buah. Inilah 7 buah eksotis dari berbagai negara yang perlu Anda tahu.

1. Semangka Kubus

Semangka Kotak
Bertahun-tahun lamanya, konsumen berjuang agar buah yang bentuknya bulat ini bisa disimpan dalam lemari pendingin. Hal itu tentu saja sangat sulit dilakukan.

Tapi, seorang petani di pulau selatan Jepang atau barat barat daya Shikoku, berhasil memecahkan masalah ini. Ia memiliki ide membentuk semangka berbentuk kubus sehingga bisa dikemas dan disimpan dalam lemari pendingin.

Bagaimana caranya? Petani ini menanam buah semangka dalam kotak-kotak kaca. Secara alami buah itu tumbuh dan setelah besar berbentuk kotak.

Saat ini, semangka berbentuk kubus sudah tersedia di berbagai tempat di seluruh Jepang. Tapi, buah eksotis ini hanya dijual di departemen store dan supermarket kelas atas.

Setiap semangka harganya mencapai 10.000 yen. Harganya dua kali lipat sampai bahkan tiga kali lipat dari buah semangka normal.

2. Buah Naga

Buah naga
Buah yang biasa disajikan di acara Imlek ini terkenal dengan nama buah naga. Beratnya bisa mencapai 150 gram sampai 600 gram.

Sebelum dikonsumsi, buah ini mesti dipotong secara terbuka untuk mengekspos dagingnya. Tekstur buah naga kadang-kadang disamakan dengan buah Kiwi karena adanya benih renyah hitam di sana. Rasanya sedikit manis, dan buah ini menyehatkan, karena rendah kalori.

Untuk menikmatinya, selain bisa langsung mengunyah dagingnya, juga bisa dijus.

3. Kiwano

Kiwano
Namanya melon bertanduk (Cucumis metuliferus) karena bentuknya lonjong dengan duri. Kalau di Afrika disebut mentimun bertanduk atau kiwano. Buah ini masih termasuk keluarga mentimun dan semangka.

Buah ini tentu saja bisa dimakan. Saat matang, ia memiliki kulit kuning dan orange.

Melon bertanduk asli Afrika ini sekarang sudah dikembangkan di California, Chili, Australia, sampai Selandia Baru.

4. Manggis
Buah yang banyak tumbuh di Indonesia dan Thailand ini juga biasa disebut Mangkut. Buah ini dianggap memiliki tekstur elegan, karena daging buahnya tersegmentasi putih di dalam kulit ungu yang tebal. Pertumbuhan buah ini hanya berlangsung dalam beberapa bulan. Anda bisa menikmati buah manis yang lezat ini dari Mei sampai September.

5. Urucu

Urucu
Anda dapat menemukan tanaman Urucu (Bixa orellana) di daerah pedesaan di Amazon. Tanaman ini berbentuk semak atau pohon kecil dari wilayah tropis Amerika. Selain di Amerika, tanaman ini juga dibudidayakan di Asia Tenggara. Urucu pertama kali diperkenalkan oleh Spanyol di abad ke-17.

Tangan Buddha
Buah kuning berjenis citrus ini diberi nama buah tangan Buddha karena buah memiliki cabang yang banyak, layaknya jari-jari tangan.

Buah Tangan Buddha ini memiliki kulit tebal dan sedikit daging. Bagi masyarakat Jepang dan Cina, buah ini sering jadikan pengharum ruangan, karena memiliki aroam citrus yang kuat. Sedangkan bagi masyarakat Barat, buah ini kerap digunakan untuk salah satu bahan makanan untuk masakan mewah.

Ackee

Ackee
Buah ackee ini adalah buah khas dan menjadi salah satu ciri khas Jamaika, walaupun ternyata tanaman ini tidak berasal dari kepulauan ini. Pada 1780, tanaman ini diimpor dari Afrika Barat. Buah ini kaya akan asam lemak, vitamin A, seng dan protein nabati. Ackee ini adalah bahan penting bagi banyak masakan khas Karibia

Perlu diketahui, buah ini tidak bisa sembarangan dikonsumsi. Buah yang belum matang mengandung racun. Sedangkan buah matang yang boleh dimakan hanya bagian berwarna kuning dan bertekstur lembut. Dan, bagian yang paling beracun adalah kulit luar yang berwarna kemerahan dan biji buah.



0 comments:

Post a Comment