Berbahayakah Baby Oil Untuk Miss V?

img

Daerah vagina dan sekitarnya merupakan daerah yang sangat sensitif. Hal ini dikarenakan kulit di alat kelamin bagian luar, langsung menyambung dengan lapisan mukosa yang tidak dilapisi zat tanduk seperti kulit biasa. Daerah klitoris, sampai ke dalam vagina permukaannya sudah berupa lapisan mukosa. Mukosa ini lebih tipis, lebih banyak pembuluh darah, dan lebih sensitif terhadap iritasi dari luar. Iritasi dapat berupa benda keras, kotoran/debu, ataupun berupa cairan.

Menurut Dr. Vanda Mustika, konsultan seks wolipop, baby oil merupakan cairan dengan bahan dasar minyak yang dapat mengiritasi mukosa di alat kelamin wanita, apalagi jika ditambahkan bahan pewangi dalam baby oil tersebut. Cairan dengan bahan dasar minyak tidak cocok digunakan pada daerah sekitar alat kelamin, karena lapisan mukosa mengeluarkan lendir yang berbahan dasar air, sehingga air dan minyak akan bertentangan.

Bagi wanita yang memerlukan pelumas tambahan, misalnya wanita yang menggunakan alat kontrasepsi hormonal ataupun menggunakan kondom, menjelang menopause ataupun memang produksi cairan pelumas alaminya sedikit, maka dapat menggunakan pelumas tambahan yang berbahan dasar air. Pelumas ini biasanya berbentuk gel dalam botol ataupun tube, dan dapat dengan mudah ditemukan di apotik terdekat. Pelumas ini tidak mengiritasi mukosa, kecuali bila terjadi reaksi alergi.

Jadi sebaiknya, ganti penggunaan baby oil dengan pelumas berbahan dasar gel agar lebih aman dan nyaman. Anda pun akan terhindar dari iritasi pada miss V.

0 comments:

Post a Comment